KENAPA NON-MUSLIM BOLEH MENYENTUH QUR’AN TANPA WUDHU? | DR. ZAKIR NAIK

Diriwayatkan dalam Shahih Muslim Kitab al-Imarah, Bab Fadhlu Ianah al-Ghazi, 3/1506, no. 1893. juga, dari Abu Mas’ud al-Anshari al-Badri radiyallahu ‘anhu, dia berkata,

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

1) مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرٍ فَاعِلِهِ (رواه مسلم)

“Barang siapa yang menunjukkan kepada suatu kebaikan, maka baginya pahala seperti orang yang melaksanakannya”

 

2) مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ.( وراه صحيح مسلم)

Rasulullah pernah bersabda:

“Barangsiapa yang melihat kemungkaran, maka cegahlah dengan tanganmu, apabila belum bisa, maka cegahlah dengan mulutmu, apabila belum bisa, cegahlah dengan hatimu, dan mencegah kemungkaran dengan hati adalah pertanda selemah-lemah iman.” (HR. Muslim)


Link Video :

Leave a Reply